Jumat, 29 Agustus 2008

Belajar Ngenet Yuuk

By Feardha :

Enough of those crazy stuff about Jogja!

Ngomong Jogja-nya udah dulu ya. Ntar yang kuliah di  tempet laen pada ngelempari aku dengan sepatu masing-masing gara-gara celoteh tanpa batas soal Jogja.

Sekarang aku mau bikin tutorial tentang Internet.

Berawal dari pengalaman seorang temen mahasiswa UNY yang lagi ospek, nanyain caranya ngirim artikel lewat e-mail tengah malam pas lagi mati lampu!.

God, this is 2008! Yah, ternyata masih ada juga sodara-sodara kita yang (barangkali) belum 'tersentuh' arus globalisasi. Maka dari itu, hati ini 'tergerak' untuk sekedar berbagi sedikit pengetahuan tentang itu. Aku ndak pengen ngotori halaman Canfunk ini dengan tulisan yang bakal 2 kali lebih gila dari yang sudah-sudah.

Ywda, check THIS out! Halaman pribadiku!! 

Senin, 23 Juni 2008

Wathon and The Backbone

By Feardha:

Hizbul Wathon a.k.a Ibonk adalah topik bahasan minggu ini. Seperti yang pernah saya ceritakan, makhluk yang satu ini merupakan salah satu dari tim kami saat menyisir jalan menuju Jogja. Orangnya nggak cakep-cakep amat. Tapi dibilang jelek juga saya nggak begitu yakin, soalnya, dia pake topeng! Hehehe.. (Memangnya dia barongsai apa!) Apa menariknya ngomongin si Wathon!? Tahu ah, barangkali nggak menarik sama sekali. Tapi menurut saya hal ini sangat penting dilakukan. Soalnya, dia termasuk salah satu spesies langka yang jarang banget terdapat di muka bumi ini. Jadi mesti dilestarikan:) walaupun hanya dengan tulisan (Lebih ngaco lagi:)

Terlahir dengan nama lengkap M. (Entah singkatan dari Markus atau Mikael) Hizbul Wathon de La Hoya, kayaknya orangtuanya punya ambisi besar dalam rangka membesarkan anaknya. Lihat aja, dari segi namanya yang artistik, mirip dengan nama pemain basket terkenal (Hoi!! De La Hoya itu bukannya petinju??) Terserahlah. Hal pertama yang ingin saya sampaikan adalah bahwa si Wathon ini punya beberapa kelebihan (Baca: kelainan) yang pastinya nggak bakalan kalian temukan dari anak-anak CanFunk. Perlu menjadi teladan bagi kita semua (Biar nggakl ikut-ikutan kayak dia:) Sejauh pengamatan saya, dari segi kesehariannya, Wathon termasuk anak yang rajin dan berbakti kepada sesama. Contohnya aja, doi selalu bangun pagi buat... Nyiramin rumput!! Entah apa yang bikin doi terinspirasi melakukan hal yang satu ini. Aneh tapi fiktif (lho!!??) Doi kayaknya bener-bener penyayang 'flora dan fauna' (entah saudara atau sahabat) Tapi ada juga fakta yang aneh seandainya perkiraan kita benar. Tiap kali saya ajak keliling komplek, si wathon justru sering digonggongi anjing dari kos-kos cewek yang kebetulan punya begituan. Nah, lho??

Mungkin fakta kedua bisa menjelaskan fenomena aneh tersebut, si Wathon gokil banget sama yang namanya cewek. Gokilnya bisa dijelaskan melalui fenomena-fenomena berikut :
  • Wathon kadang-kadang bangun tengah malam buat shalat (yaelah!!) Nggak tahu juga sih, tapi biasanya terus hola-halo sama cewek-cewek yang ada di phonebooknya.
  • Wathon bangun pagi juga seringkali terus calling-calling gitu. Sekali ngecall bisa sampe 5 cewek berjatuhan.
  • Wathon rela mati demi pulsa (Wah, ini mah kelewat ekstrim!!) Maksudnya, doi mengutamakan pulsa diatas (hampir) segalanya. Punya pulsa pasti langsung dihabisi. Kalo lagi nggak punya, pasti keblingsatan pengen cepet keluar 'jajan pulsa'
Berdasarkan data diatas, jelas dapat disimpulkan bahwa Wathon adalah salah satu bentuk kehidupan kaum pria yang 'memuja' wanita. menempatkan mereka sebagai prioritas dan membutuhkan mereka melebihi kebutuhannya akan karbohidrat dan oksigen (Weleh!) Lagipula, makin hari, kenalannya juga makin banyak, mulai dari anak kos, tukang sayur, laundrywati, sampe karyawan konter yang nggak usah ditebak lagi, semuanya pasti cewek.

Seringkali wathon bersikap cukup egois dengan menyalahgunakan kecerdasan yang dimilikinya. Guess what! Dia khan nyambi jadi koki selama berada di rumah Teguh. Tapi suatu hal yang nyebelin, doi seringkali masak buat dirinya sendiri! So, sebagai rekan seperjuangan, saya seringkali harus menahan dongkol lantaran tidak kebagian lauk dan harus masak sendiri. Ehm, untungnya saya bisa masak juga, walaupun "hanya aman untuk perut sendiri, buat orang lain nggak ada garansi"

Namun dibalik itu semua, cowok virgo (hah??) yang ngaku fans Aluh ini pastinya punya sisi positif yang perlu diperhatikan juga. Doi tuh tipikal orang yang nggak tanggung-tanggung dalam melakukan sesuatu. Doi rela nunggiun Bibinya di Malioboro sampai ketinggalan busway terakhir. Akibatnya, doi terpaksa nyeker (jalan kaki) dari Malioboro samapai Seturan yang jauhnya setengah mati. Selain itu, doi nggak pernah merasa gengsi saat harus menyusuri jalan-jalan Jogja yang penuh dengan tantangan. Kadang-kadang terpaksa juga lantaran kantong lagi kempes-kempesnya.. demikianlah hidup berjalan.

Si Wathon yang belakangan terkenal sebagai mantan ketua rohis MAN (selevel Ridwan) juga unya sisi religi yang (lumayan) baik, terlepas dari gaya bicara yang rada-rada emosian, doi selalu nyempetin baca-baca Al-Qur'an seusai shalat maghrib. yah, sekalian pamer bacaan Qur'annya dengan vokal yang terbilang bagus, tapi tidak untuk bernyanyi. Sekali waktu saya pernah main gitar di kost dan mendengar Wa' Upi (wali kos Egi) bilang. "Waah, suaranya si Wathon kok tumben kedengaran bagus" Artinya, ya... kira-kira sendiri lah..

Kesimpulannya, si Wathon adalah bocah yang penuh dengan kejutan. Kadang-kadang lucu, ngegemesin, bikin jengkel, dan juga kesel setenga mati (apalagi kalo lagi enak-enaknya tidur, trus doi disamping sibuk telefon-telefonan, nggak tahaaaaan)

Red: tulisan ini dibuat untuk kepentingan hiburan semata. Berlandaskan 75% fakta, 15% isu, dan 10% kreativitas penulis.. Semuanya demi kesenangan pembaca aja.

Sabtu, 14 Juni 2008

Info SNM PTN (Bahasa Jadulnya SPMB)

Temen-temen yang belom keterima di PTN mana-mana,  niat mau ngadu nasib,  ato sekedar penasaran pengen tau rasanya salah satu ujian bergengsi yang telah banyak menyelamatkan (sekaligus mengecewakan dan bahkan dapat menewaskan) banyak siswa di Indonesia dalam rangka mencari masa depan yang cerah bisa dapat disini. Aku ngasih contoh PTN-PTN di Jawa. Yang minat di tempet laen sesuaikan sendiri jadwalnya. Nggak bakalan jauh-jauh beda kok. Pada dasarnya, dalam hal jadwal pendaftaran semuanya pasti sama. Perhatikan deh :

1. Umumnya SNM membuka pendaftaran mulai tanggal 16-23 Juni 2008

2. Pendaftaran ulang dengan mencantumkan STTB, SKHUN, kopi akte kelahiran, dan identitas lainnya

3. SNM dilaksanakan tanggal 2-3 Juli 2008

4. Pengumumannya baru akan keluar nanti pasa tanggal 2 Agustus 2008

Kalau ragu, silahkan akses ke situs masing-masing, daftarnya ada di :

http://www.dikti.org/?q=node/2

So.. Tunggu apalagi, buat kalian yang udah capek-capek ikutan Bimbel, tapah, nyari wangsit atau semacamnya dan belum juga diterima PT, jangan sia-siakan kesempatan ini! Berusahalah sekali lagi demi meraih cita-cita dan hari esok yang cerah!

Info selengkapnya silahkan akses http://www.dikti.org

Feardha ist Eine Santri ... ???

By Feardha :

Nyantri..??

Barangkali jauh banget dari image-ku sebagai seorang penulis yang hari-harinya berkecimpung dalam hidup yang serba tak menentu. Dengan akhlak yang nggak karimah-karimah banget, kini aku mengklaim dengan tulus ikhlas bahwa aku sedang nyantri di sebuah ponpes di Seturan.. Life seems unreal..

Ceritanya!!?? Bagi yang udah baca edisi sebelumnya (liat dibawah, ato cari di daftar posting) pasti tau kalau aku nebeng di rumah Teguh, seorang senior yang sekolah di UGM. Berlokasi tak jauh dari Asrama Pelajar Lotim, Gorongan Seturan. Sekitar seminggu aku tinggal di sana. Dan, saatnya bagian komplikasi..

Keluarga besar Teguh akan datang ke Jogja dalam rangka merayakan pernikahan sanak familinya.. Otomatis aku yang selama ini nempong kayak kutu air di sana kudu dikarantina untuk sementara. Tadinya mau dikurung di asrama pelajar Lotim. Tapi, pada prakteknya nggak semudah yang aku bayangkan. Ngurusnya aja perlu birokrasi yang berkepanjangan. Timbullah tawaran dari sesama warga Kebon Talo City yang kebetulan ketemu pas lagi nonton sepak bola. Namanya Kak Amir.

Aku pun dibawa ke sebuah kos-kosan yang sama sekali berbeda dengan yang umum pernah kulihat. Beberapa wajah asem-manis menyambutku. Setelah dijelaskan panjang lebar, aku diterima untuk menginap selama seminggu di sana.

"Lha, ini kos-kosan jenis apa!? Aku kok baru lihat?" Tanyaku sok polos

Kak Amir menatapku sejenak. "Ini Pondok pesantren" Ucapnya tanpa rasa bersalah sedikitpun

Bukan apa-apa, tapi menyeret seorang Rocker ke dalam Lingkungan pesantren yang religius tanpa ada konfirmasi sebelumnya jelas merupakan tindakan yang mengejutkan. Aku lantas dihadapkan kepada pengalaman dalam kehidupan baru, jadi santri percobaan. Entering a Santri's life..

Tinggal di pondok pesantren ternyata (jelas) nggak seperti indekos. Ada aturan-aturan yang berlaku secara massal yang mengikat dan bla-bla-bla.. Akibatnya, sebagai makhluk tuhan yang enggak sexy aku dituntut untuk senantiasa menyelaraskan diri dengan kehidupan seorang santri yang baik dan berbudi luhur (Ceileee..)

Walaupun status santri yang kusandang berlaku sementara, jelas ini menyeretku untuk melakukan perubahan dalam segala aspek hidup dan kehidupan.. Waktu masih di rumah Teguh, aku suka seenaknya begadang, tiduran, makan, mandi, dan jalan-jalan. Aku bisa semaunya nyetel musik keras-keras saat orang-orang nggak di rumah, nonton teve hampir seharian. Pokoknya malakukan semuanya semauku. Dan sekarang, semuanya berubah (tepatnya dirubah)

Aku mulai dibiasakan bangun sebelum azan subuh terdengar, melaksanakan shalat fardhu secara berjamaah 5 kali sehari, mendengarkan lantunan ayat-ayat suci (karena bacaan Al-Qur'an ku nggak bagus jadi lebih baik diam mendengarkan) setelah shalat subuh dan maghrib, ikut kajian-kajian keagamaan setelah isya', dan tidur sebelum jam 12 malam. Nggak ada lagi musik rock, nggak ada lagi begadang, nggak ada lagi acara keluar malam, nggak ada lagi waktu dilewatkan secara sia-sia.

Serius lho, tadinya aku merasa terkekang banget dengan hidup dan kehidupan yang tersedia. Tapi lama-lama aku jadi sadar bahwa sudah lama sekali aku hidup dalam 'kehampaan' (yah, pemalas ini suka ngabisin 4-5 jam cuma buat melototin dan ngutak-atik komputernya) Bahwa sebenarnya sudah banyak kesempatan-kesempatan mengubah nasib yang aku lalaikan. De-es-te. Pokoke rasanya hidupku selama 6 tahun belakang ini percuma banget. Hanya 20-30% waktuku yang terisi efektif. Sisanya nggak ada isinya, kosong.

Meskipun ini bukan berarti bahwa aku insyaf 100% kayak di film-film religi (karena pada dasarnya aku nggak alim-alim banget, juga nggak jail-jail amat), maksudku yah, sifat dasarku sih tetep aja, cuma ada penyesuaian dikit terhadap lingkungan yang baru, tapi aku udah merasa 'baikan', ketimbang beberapa saat lalu. Akhirnya kuputuskan untuk lebih 'melebur' ke kehidupan baruku daripada 'membatu' mempertahankan cara hidupku yang dulu.

Setidaknya, Nyantri walaupun cuma sesaat bisa sedikit mengubah cara-caraku memandang dan menghadapi dunia..

Jumat, 06 Juni 2008

Tour Guide : Jurus-jurus taklukkan Jogja Streets

By Feardha :



Gimana rasanya nyasar di Jogja!?? Ehm, kedengarannya sedikit unik tapi penulis sendiri pernah mengalaminya lho..

Bayangin aja, di kota besar seperti Jogja tanpa keluarga, sanak famili, menyusuri tepian jalan sendirian. udah gitu nyasar lagi!!

Menangis?? Teriak "ToLoNG, ToLonG!!"?? Bukan cara yang tepat sebab kita bukannya nyasar di Amazon. This is Jogja guys.. Aku punya tips sebelum kalian (barangkali mau) mencoba berkecarat on Jogja Streets, mau nyari sekolaan di sana, atau sekedar nge-trip buat piknik.. Jurus-jurus ampuh buat menyusuri jalanan Jogja tanpa ada embel-embel kesasar.. Ini diambil dari pengalamanku sepanjang jalan :

1. Pastikan kamu (paling tidak) punya pengetahuan tentang jalan-jalan di kota ini. Sukur-sukur di otakmu ada gambaran, seperti apa sih Jogja itu. Makanya, kudu rajin ngapalin tempat-tempat terkenal di sini. Dengan begitu kamu bisa mengira-ngira seberapa jauh kamu dari tujuan.

2. Perhatikan selalu ruas jalan yang kamu lalui. Lihat papan alamat toko, kios, warnet, distro, atau apapun di sekitar jalanan yang bisa memberi kamu info tentang daerah sekitar. Paling tidak, kamu tahu kamu tuh sedang menyusuri jalan apa, kilometer berapa, di dekat apa, setelah apa, arahnya kemana dsb.

3. Jangan bawa-bawa kemaluan, eh. Maksudku sifat malu-malu kamu untuk bertanya kepada orang-orang di sekitar. Kebetulan di kota ini orangnya ramah-ramah. Asalkan kamu nggak nanya sambil membentak-bentak mereka. Itu sih tidak manusiawi namanya. Bisa-bisa kamu diganyang massa.

4. Usahakan untuk mendapatkan informasi mengenai hal-hal yang erat kaitannya dengan transportasi seaindainya kamu masih jauh dari tujuan. Tanyakan dimana shelter trans-Jogja terdekat, jalur bis apa saja yang lewat di jalan ini, jalan itu. Dimana terminal bla-bla-bla. Korek info sedetail mungkin.

5. Di sini tuh ada yang namanya Jalur Busway. Jalur yang menghubungkan tempat-tempat strategis Jogja dengan efisien. Kebetulan aja petugasnya ramah-ramah. Beberapa malah seneng digodain. Mereke bertugas di shelter Busway Trans-Jogja. Bertanyalah secerewet mungkin jika kamu memang butuh info. Mereka semua tahu jalan tercepat untuk sampai di tujuanmu.

6. Travel light and smart. Jangan bawa kulkas, tape deck, televisi, atau microwave dalam perjalannamu karena mereka justru memberatkan langkahmu. Bawa apa yang penting saja. Hindari membawa yang tidak perlu. Tapi jangan pula berkecarat dengan hanya mengenakan pakaian dalam. Nanti disangka orang gila.

7. Sediakan minuman (air putih adalah yang terbaik) selama perjalananmu. Kamu akan sangat memerlukannya.

8. Terakhir, jurus pamungkas. Di sepanjang jalan tuh banyak Warnet, semuanya bisa diajak 'ngebut' dengan tarif yang pastinya terjangkau. Nah, yang perlu kalian lakukan hanyalah memadukan sedikit kreativitas dengan ketrampilan membaca. Gunakan Peta Online yang tersedia di link-link berikut :

http://www.yogyes.com/id/yogyakarta-map/
http://trulyjogja.com/index.php?action=layanan.map
http://www.4shared.com/file/47900227/98cec086/Peta_Jogja.html
http://www.esnips.com/doc/d31508ce-0848-48a0-9b10-0f74e5f13aa7/peta-jogja.swf

Beberapa diantaranya bisa digunakan langsung (setelah dikit-dikit mencoba tentunya). Ada juga yang harus didownload dulu. Gratisan kok. Kalau kamu merasa punya jiwa yang agak canggih dikit coba deh ambil hasil bidikan Landsat di :

http://www.petajogja.com/

Masih bingung?? Nge-Google aja. Masukin kata kunci : "Peta.Jogja+download" (tanpa tanda kutip)